Birrul Walidain

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuany. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada –Ku dan kepada kedua orang tua mu. Hanya kepada Aku kembalimu.” ( Luqman : 14 )

Meskipun seandainya Alla SWT tidak menyebutkan di dalam Al-Quran tentang kewajiban berbakti kepada orang tua, secara akal sehat saja berbakti kepada orang tua memang wajib. Orang yang akalnya sehat tettu mengetahui bagaimana berbakti dan menunaikan hak-hak kedua orang tua, apalagi Allah SWT telah menyebutkan di dalam kitab-Nya. Kita dapat merasakan betapa besar peran dan jasa kedua orang tua sehingga Allah SWT mewajibkan anak berbakti pada keduanya, terutama ibunya, bahkan Rasulullah saw. mengajarkan bobot berbuat kepada ibu hingga tiga kali lipat dibanding ayah.

Firman Allah dalam Surat Al-Isra’ ayat 23 meletakkan kewajiban berbuat baik kepada kedua orang tua setelah tidak mepersekutukan Allah SWT.

“Dan Tuhanmu yang telah memrintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu dan bapak. Jika salah seorang di antara kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali jangan engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan jangan engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”

Ini menjadi salah satu bukti bahwa memuliakan orang tua merupakan kewajiban yang utama. Kewajiban berbuat baik kepada orang tua bukan semata sebagai balas budi, akan tetapi lebih pada melaksanakan perintah Allah SWT. Allah SWT memurkai anak durhaka dan perilaku durhaka merupakan salah satu dosa besar. Oleh karena itu hendaknya tiap anak berusaha menghindari dan menjaga diri dari perilaku durhaka kepada orang tua.

Pada surat Al-Isra’ ayat 23, Allah melarang anak untuk mengatakan “ah” kepada orang tuanya, ini memperlihatkan betapa kita harus benar-benar menjaga lisan agar tidak menyakiti hati orang tua, apalagi perilaku durhaka yang lebih dari itu, seperti memukul, melukai, menipu, membentak dan seterusnya. Jika orang tua kita sudah jompo dan memerlukan bantuan dalam kesehariannya, maka janganlah merasa enggan atau bermuka masam di dalam melayani orang tua kita. Ingatlah, bahwa keduanya telah berupaya membesarkan kita dengan susah payah. Kita harus selalu bersikap sopan terhadap keduanya dan berbicara dengan lemah lembut, serta mendoakan keduanya.

Selain berbakti kepada orang tua dengan tindakan kita langsung kepada orang tua, menjadi anak yang sholeh juga merupakan cara memuliakan orang tua. Rasulullah saw bersabda :

“Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka putuslah amalnya kecuali tiga, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang memohonkan ampun untuknya.”

Maka berusahalah menjadi anak sholeh sehingga dapat berbakti kepada orang tua melalui tiga cara, yaitu :

1. Mengingatkan , menjaga dan menjauhkan orang tua dari hal-hal atau aktivitas yang diharamkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Namun dalam hal ini tetap dilakukan dengan cara yang baik, sebagaimana Allah berfirman di surat Luqman ayat 15 :

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. …”

2. Mengajak dan mendukung hal-hal atau aktivitas mereka dalam kebaikan di jalan Allah SWT. Insya Allah selain mendapat pahala karena berbuat baik kepada orang tua, jugamnedapat pahala karena menyeru kepada kebaikan.

3. Berdoa memohonkan ampunan dan mendoakan kedua orang tua serta bersedekah untuk keduanya.

One thought on “Birrul Walidain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s