Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan dalam Memilih Pemimpin

Proses paling penting dan genting dalam konteks politik yang berhubungan dengan produk politik adalah upaya membuat keputusan guna menyelesaikan suatu fenomena / gejala sosial yang muncul. Pengambilan keputusan tentu saja berproses panjang.

Selama ini beberapa keputusan yang dibuat merupakan suatu hasil dari keberuntungan pilihan, seleksi acak atas banyak alternatif yang tersedia yang mengakibatkan kebijakan tersebut dapat mempengaruhi keadaan yang tengah berlangsung dengan tepat. Begitupun juga yang terjadi dalam memilih pemimpin, seringkali masyarakat terjebak dengan bentuk fisik yang bagus atau kecakapan caloo pemimpin dalam “mengobral” janjinya. Lalu sebenarnya faktor apa sajakah yang mempenagruhi keputusan politik seseorang?

Banyak faktor yang muncul ketika berusaha untuk membuat keputusan politik, mulai dari konsesi elite, lobi-lobi partai poltik, tekanan sosial-politik kelompok penekan, kondisi ekonomi, persyaratan prosedural, tekanan waktu, sejarah keluarga, dsb.

James Anderson (1984: 13 – 15) mengatakan bahwa terdapat lima kategori yang dapat dijadikan kriteria dalam menunjukan faktor-faktor yag melatarbelakangi pengambilan keputusan, yaitu Political Values, Organization Values, Personal Values, Policy Values, dan Ideological Values.

Political Values (Nilai-nilai politik)

Dalam konteks ini keputusan diambil berdasarkan pada perhitungan keuntungan politis dimana kebijakan dipandang sebagai alat yag menguntungkan atau alat untuk mencapai tujuan kelompok kepentingannya. Melalui pandangan political behavior (kelakuan politis) keputusan yang dibuat akan diartikan sebagai upaya untuk memperoleh keuntungan bagi, misalnya : organisasi buruh, aliansi petani, kelompok pergerakan pemuda, atau partai politik.

Organization Values (Nilai-nilai oranisasional)

Pembuatan keputusan, khususnya birokrat, dapat juga dipegaruhi oleh nilai organisasional. Organisasi, seperti pemerintah, menggunakan banyak mekanisme stick and carrot dalam upaya untuk membujuk pegawainya agar dapt menerima dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang ditentukan organisasi. Selanjutnya, keputusan individu diarahkan melalui pertimbangan seperti keinginan untuk organisasinya tetap hidup, untuk meningkatkan atau memperluas program dan aktivitasnya, atau untuk menjaga kekuasaan serta hak-hak istimewanya. Contoh : pegawai negeri sipil (PNS), Dharmawanita, himpunan suku tertentu, dsb.

Personal Values (Nilai-nilai pribadi)

Seperti yang kita ketahui, tidak ada manusia yang identik (sama persis) dengan manusia lainnya, setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam konteks ini maka personal values menjadi logika berfikir yang juga perlu diperhatikan dalam memahami pengambilan keputusan. Misalnya, urgensi untuk melindungi atau mempromosikan keadaan fisik atau keuangan seseorang yang baik, reputasi, atau posisi histois seseorang dapt dijadikan sebagai kriteria keputusan. Seperti memilih seorang calon legislatif karena pertimbangan akan diberikan uang terima kasih atau memilih untuk tidak memilih (golput) karen ingin dianggap idealis.

Policy Values (Nilai-nilai kebijakan publik)

Pembuatan keputusan dapat bertindak dengan baik berdasarkan persepsi mereka mengenai kepentingan publik atau kepercayaan pada kebijakan publik yang secara moral benar atau pantas. Sekelompok mahasiswa menyuarakan sebuah perubahan atau penentangan terhadap sebuah kebijakan karena mereka percaya tindakannya secara moral benar meskipun dapat membawa resiko pada mereka.

Ideological Values (Nilai-nilai ideologis)

Ideologi adalah sekumpulan kepercayaan dan nilai yang berhubungan secara logis yang memberikan gambaran sederhana mengenai dunia dan cara bertindak sebagai petunjuk bagi seseorang untuk berperilaku. Di banyak negara berkembang di Asia, Afrika, dan Timur Tengah, nasionalisme, merupakan niali-nilai ideologis yang menjadi faktor penting dalam pembentukan kebijakan dalam dan luar negeri. Misalnya seseorang memilih partai karena partai tersebut memperjuangkan syari’at Islam atau peduli terhadap suadara-saudara kita di Palestina.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s